Rabu, 11 Februari 2015

Hasil Brainstorming di Taxsys - Late Post

Satu poin yang paling utama yang bisa saya ambil adalah kemampuan berbahasa internasional yang seharusnya jadi menu wajib pendidikan kita di lingkungan taxsys, disamping ilmu perpajakan. Globalisasi seperti yg dijabarkan oleh p teguh kemarin menuntut kita untuk dapat menguasai bahasa inggris agar tidak tenggelam dan dapat mengikuti perkembangan zaman. Terlebih lingkungan taxsys yang masih banyak menggunakan bahasa daerah.

Untuk itu, untuk pelan-pelan mencoba mengikuti perkembangan zaman secara internal, maka muncul ide di dalam diri saya. 
Kita tau bahwa pekerjaan konsultan tidak membutuhkan waktu selama 30 hari berturut2 dalam sebulan. Untuk itu pasti ada waktu luang dalam sebulan yang dapat kita pergunakan untuk mulai mengaplikasikan kegiatan berbahasa inggris. Dapat kita susun jadwal , minimal seminggu sekali kalau memungkinkan, untuk mengadakan kelas bahasa inggris untuk peserta didik di taxsys (internal). Pengajarnya pun tidak perlu dari luar seperti yang kita dengar dr p swd. Susun jadwal materi yang akan dipelaj\ari, kemudian dibagikan kepada masing-masing peserta untuk bergantian menjadi pengajar sesuai bagiannya.

Semua kegiatan kalau tidak ada targetnya juga percuma. Target minimal yang harus bisa dicapai adalah seluruh peserta didik dapat mengaplikasikan bahasa inggris di dalam suatu percakapan sederhana. Sedikit demi sedikit dapat dikembangkan seiring berjalannya waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar